Sunday, November 15, 2009

Rambut Uban

Pasien: "Dok, knp rambut dikepala saya mulai beruban sdkan yg bawah tidak?"
Dokter: "Karena kepala kita adalah pusat pikiran..."
Pasien: "Laaa kalau yg bawah?..."
Dokter: "Kalau yg bawah pusat hiburan"

Tuesday, November 10, 2009

Cerita pendek berjudul "Cape deh"

Boss bicara dengan sekretarisnya: "Seminggu kita pergi untuk perjalanan dinas, tolong siap-siap."

Sekretaris telepon suaminya: "Mas, saya mau berangkat untuk perjalanan dinas, hati-hati di rumah ya."

Suami telepon kekasih gelapnya: "Istriku mau berangkat seminggu, kau ada waktu?"

Kekasih gelap bilang terhadap anak kursusnya: "Nak, ibu punya banyak kerjaan selama seminggu, kursus ditiadakan selama seminggu."

Anak kursus bilang terhadap kakeknya: "Kek, seminggu tidak ada kursus, gurunya sibuk. Ayo kita jalan-jalan. "

Kakek (=Boss) telepon sekretarisnya: "Minggu ini saya mau jalan-jalan sama cucu saya, meeting dibatalkan."

Sekretaris telepon suaminya: "Bossnya ada kerjaan rumah yang mendadak, tripnya dibatalkan Mas."

Suami bilang kekasih gelapnya: "Kau tak bisa datang, istriku tak jadi pergi."

Kekasih gelap telepon anak kursusnya : "Nak, kursus minggu ini berjalan seperti biasa."

Anak kursus bilang sama kakeknya: "Kek, guruku bilang kursus berjalan normal. Kakek jalan sendiri aja."

Kakek bilang sama sekretarisnya: "Minggu ini kita atur perjalanan dinas lagi. Kamu siap-siap, yah!"

Cape deh...

Sunday, October 11, 2009

Susi dalam keadaan darurat

Berkat bantuan saudaranya, Susi diterima bekerja sebagai sekretaris. Dia sedang sibuk bekerja di lantai 1 ketika menerima telepon dari bosnya di lantai 25.

Dengan suara tergesa-gesa sang bos meminta Susi mengantarkan sebuah berkas penting. Bos mengingatkan Susi, ini adalah masalah darurat karena itu dia harus sampai di lantai 25 secepat mungkin.

Sang Bos menunggu dan menunggu, tapi Susi baru muncul 30 menit kemudian, dengan pakaian yang basah kuyup oleh keringat dan nafas tinggal satu-satu karena ngos-ngosan.

Dengan suara menggelegar si Bos meminta penjelasan atas keterlambatan ini dan kenapa Susi kelihatan seperti diguyur air.

"Begini Pak", sahut Susi dengan suarat terputus-putus, "Sewaktu saya mau naik lift di sana saya membaca, 'DALAM KEADAAN DARURAT HARAP GUNAKAN TANGGA'"

Terlambat Satu Bulan

Euis menyambut suaminya (si Kabayan) pulang kantor dengan senyum mesra.
"Kang aku terlambat satu bulan, kita akan punya bayi", kata Euis.
"Tapi berhubung tadi aku baru test ke dokter, jangan kasih tau siapa pun ya, entar malu kalau nggak jadi".

Besok paginya ada tukang tagih listrik mengetok pintu.
Setelah dibukakan si tukang tagih bilang,
"Bu, anda terlambat satu bulan..."

"Hah dari mana anda tau ?", sahut Euis.
"Ini ada di catatan kami..."
"Haaah... masa sampai ada di catatanmu?"

Besok paginya Kabayan marah-karah ke kantor pembayaran listrik.
"Bagaimana ini, kok anda bisa tau istri saya terlambat satu bulan?"

"Sabar, sabar pak... Kalau anda ingin catatan itu dihapus anda tinggal bayar saja kepada kami...".
("Wah... pemerasan nih" ...pikir Kabayan)
"Lalu kalau saya nekat nggak mau bayar?" tantang Kabayan!
"Punya anda saya putus...!!!", jawab sang petugas.

"Wah... kalau punya saya diputus, istri saya di rumah pakai apa?"

"Yaaa... istri anda kan bisa pakai lilin..."

!!@#$%@$#!!??

Thursday, October 8, 2009

Tiga Orang Insinyur

Ada Tiga Orang Insinyur Berada dalam sebuah Mobil. Insinyur Elektro, Insinyur Kimia dan Insinyur Komputer. Tiba tiba Mobil Mereka Mogok dan Ketiga Insinyur tersebut saling Berpandangan.

Insinyur Elektro menyarankan agar Kabel di mobil semua di copot dan satu per satu di cek, kabel mana yang mengalami masalah.

Insinyur Kimia menyarankan agar diadakan pengecekan di bensin karena mungkin sekali bensin tersebut telah mengalami penggumpalan dan menyumbat saluran bensin.

Insinyur Komputer dengan Percaya diri menyarankan Mengapa kita tidak menutup semua jendela (window) lalu matikan mesin, nyalakan lagi mesin dan buka kembali semua window? ini sering berhasil.

Tuesday, September 15, 2009

Tips Mudik Dengan Menghemat BBM

Bagi yang akan mudik, tidak ada salahnya menyimak beberapa tips menghemat BBM dari seorang teman. Semoga berkenan.
  1. Perkecil ukuran Tanki Kendaraan anda hingga seperempatnya. Anda pasti akan berpikir dua kali kalau mau pergi jauh.
  2. Perbaiki kondisi jalanan dari kota ke kampung anda. Biaya perbaikan jalan memang mahal, yang penting khan irit BBM.
  3. Hindarilah macet dengan berangkat lebih pagi, misalnya jam tiga pagi, dan pulang lebih malam, kalau perlu sesekali ajak anak isteri menginap di kantor.
  4. Lepaskan Kabel Accu selama lima menit kemudian pasang lagi. Tunggu beberapa saat, lantas pasang lagi. Begitu seterusnya, jangan berhenti.
  5. Mainkan pedal gas, kopling dan rem sehalus mungkin. Lakukan terus secara bergantian. Dijamin irit BBM, asalkan mobil nggak distarter.
  6. Jangan cari rumah yang dekat kantor. Mahal! Mendingan cari kantor yang dekat rumah, misalnya Kantor Kelurahan atau Kantor Polisi.
  7. Contohlah Angkot atau Bis Kota yang mampu mengoptimalkan jumlah penumpang sebanyak mungkin. Kalau ngantor bawa mobil ajaklah anak isteri, adik, kakak, om, tante, teteh, aa, kakek, nenek dan juga tetangga se-RT.
  8. Pakailah kendaraan alternatif, misalnya Gantole. Disamping hemat BBM, Gantole adalah kendaraan bebas macet.
  9. Tabrakin saja mobil anda ke pohon, terus minta diderek ke kantor. Mobil anda memang penyok, tapi yang penting khan bensin di mobil masih utuh.
  10. Carilah Pom Bensin yang lagi gelar Discount atau Sale. Dijamin nggak bakalan nemuin, lagian bensin anda keburu habis.
  11. Belilah BBM dengan Mata Uang Dollar. Bayangkan anda sedang berada di Amrik, pasti rasanya murah.
  12. Gantilah bensin dengan Minyak Tanah atau Minyak Tawon. BBM anda akan tetap awet, karena anda nggak kemana-mana.
  13. Taruh mobil anda di jalanan tanpa dikunci. Anda nggak perlu repot-repot mikirin BBM lagi.

Friday, June 26, 2009

Manager vs. Engineer

Tersebutlah seorang pria sedang menaiki balon udara. Entah bagaimana, pria ini kehilangan kendali balon udaranya, sehingga dia tidak tahu arah perginya.

Dalam perjalanan tersebut, saat balon udara mulai merendah, dia melihat seseorang di bawah. Kemudian terjadilah percakapan:

Pria1: Pak, maaf mau tanya, sekarang saya ada di mana, ya?

Pria2: Saat ini bapak berada di ketinggian 50 meter di atas permukaan tanah, pada koordinat S 08 39.839 E 115 14.443.

Pria1: Wah, saya tidak paham maksud Anda. Yang jelas saya perlu tahu, ini di daerah mana??? Anda pasti seorang engineer, ya?

Pria2: Iya... Dan Anda pasti seorang manajer, ya?

Pria1: Lho, kok tahu?

Pria2: Karena, entah bagaimana, masalah yang Anda perbuat, tiba-tiba menjadi masalah saya, dan kalau saya tidak berbuat apa-apa, hal itu pasti jadi kesalahan saya.