Thursday, March 5, 2009

Cerita tentang Huruf "S"

Saya Sampaikan Secara Sukacita: “Salam Sukses Selalu, Semoga Sama-Sama Senantiasa Senang. Serta Selamat, Sentausa, Sehat, Semangat, Sejahtera, Sakinah, Siap-Sedia Sokong Siapa Saja (Selain Suap), Saling Setia, Seiya Sekata, Sabar, Suci, Spesial, Simpatik, Sukarela, Sopan-Santun, Suka Sumbang Saudara-Saudari, Sederhana, Sahaja, Susah-Sedih Senantiasa Selalu Sama-Sama (Sedangkan Senang Suka Sendiri-Sendiri), Sekali-Sekali Sempat Suka Senyum-Senyum Sendiri Sana-Sini... Sebagainya… Sebagainya… Seterusnya Sampai Selamanya”.

Sekian Sumpah-Serapah Singkat Saya Sampaikan Sekalian Semua Secara Sempurna, Semesta, Seutuhnya, Sekaligus, Serempak, Serta Sesingkat-Singkatnya (Sepertinya Sih).

Simaklah Sebuah Syair Sahabat Saya (Si Superman, Sang Selebritis Sinting, Suka Sekali Sikut-Sana-Sikut-Sini, Seperti Seorang Siluman Setan Saja Sifatnya): “Suer… Saya Sungguh-Sungguh Sangat Serius Sekali Saat-Saat Sekarang, Seperti Saat-Saat Saya Selagi Statusnya

Sedang-Sedang Saja”. Serta Simaklah Salah-Satu Semboyan Spiritual Super-Spektakuler Saya (Saya Sudah Simpan Sejak Saya Sedang Sibuk-Sana-Sibuk-Sini Serta Stres Sendirian Saja): “Syukurilah Semuanya Serta Sedekahlah, Sebelum Saat Semuanya Sirna Serta Sia-Sia”.

Selesai Sesudah-Sudahnya! Sekian Serta Salam Semuanya.

Monday, March 2, 2009

Dengan Senang Hati

Seorang sekretaris yang masih muda dan sangat cantik sedang mengikuti interview terakhir yang menentukan gaji.

Boss: "Jadi berapa yang anda minta mbak?"
Sekre: "Bagaimana jika Rp. 1.200.000,- saja pak?"
Boss: "Wah... baiklah.. dengan senang hati..."
Sekre: "Maaf pak, kalau harus membuat "senang hati" paling tidak harus Rp.7.500.000,- sebulan"

Thursday, February 5, 2009

Cerita hantu

Dua hantu baru bertemu dan saling bercerita bagaimana mereka mati.
Hantu 1: "Bagaimanakah cara kamu mati?"
Hantu 2: "Aku mati akibat kedinginan..."
Hantu 1: "Bagaimanakah bisa kau mati dalam kedinginan itu?"
Hantu 2: "Sebenarnya aku terkurung dalam lemari es, mula-mula aku cuma menggigil, setelah itu anggota tubuhku mulai membeku, kemudian aku merasa dunia menjadi gelap dan akhirnya.... .tapi aku merasa bersyukur karena aku mati tanpa banyak kesakitan."
Hantu 1: "Ishhh...kasian deh lu!."
Hantu 2: "Kalau kamu, bagaimana cara kamu mati....?"
Hantu 1: "Aku kena serangan jantung"
Hantu 2: "Oooo...kok bisa kena serangan jantung?"
Hantu 1: "Sebenarnya aku menangkap basah istriku sedang selingkuh. Pada suatu hari, aku pulang ke rumah agak cepat. Aku melihat ada celana dalam lelaki dekat depan pintu. Aku tahu pasti isteriku sedang bermesraan dengan laki-laki lain. Aku berlari masuk kamar tidur, cuma ada isteri ku seorang. Aku tahu pasti laki-laki itu bersembunyi dekat-dekat situ. Aku lari masuk kamar mandi, nggak ada juga, kemudian aku lari ke tingkat bawah, aku cari di gudang, nggak ada...aku lari naik lagi ke tingkat atas tadi,.....tapi gara-gara aku kecapekan, aku kena serangan jantung..... .memang sakit dan akhirnya.... Aku mati."
Hantu 2: "Alamak, Kenapa ngga kau cari di lemari eeeess...Kalau ngga, kan kita masih hidup sekarang! Bodoh!"

Monday, February 2, 2009

Pergi begitu lama

Suatu hari seorang pria yang terkenal sangat pendiam dan tidak suka banyak bicara, kedatangan seorang sales girl yang akan mempromosikan alat-alat kecantikan.

Sales itu berkata bahwa dia ingin bertemu dengan istri si pria pendiam tersebut. Pria itu berkata bahwa istrinya tidak ada di rumah.

"Oh, tidak apa-apa kok, Pak," kata si sales tersebut, "Boleh tidaknggak kalau saya menunggu istri Anda di sini?"

Pria itu menyuruh sales tersebut menunggu di ruang tamu, setelah itu pria tersebut meninggalkan si sales sampai tiga jam lebih.

Karena terlalu lama, si sales itu akhirnya merasa gelisah dan memanggil si pria pemilik rumah, "Boleh saya tahu kemana kira-kira istri Bapak pergi?"

"Dia pergi ke kuburan," jawab si pria.

"Kapan dia kembali?"

"Aku sama sekali tidak tahu," kata si pria. "Dia sudah berada di sana selama 11 tahun."

!@#$%^&**??

Thursday, January 22, 2009

Cara aman sembuyikan sendal

1. Hindari memakai sendal yang bermerk sangat terkenal seperti Nike, Adidas, Neckerman, dan Carvil. Pakailah sendal yang bermerk agak terkenal seperti Mike, Aqidas, Nyeckerman, dan Criwil.

2. Jika Anda harus ke suatu tempat yang mengharuskan menanggalkan sendal Anda, taruhlah sendal pada posisi yang agak berjauhan. Cara ini akan membuat calon maling sendal menjadi bingung karena ia hanya menemukan satu sendal pada satu tempat. Contoh, jika Anda salat di Masjid, taruhlah satu sendal di depan Masjid dan satunya lagi di samping Masjid...

3. Belilah sendal yang multi fungsi.  Contoh, belilah sendal yang dapat berfungsi sebagai telepon seluler. Sehingga ketika Anda terpaksa harus melepaskan sendal, Anda masih bisa membawanya alih-alih untuk menerima telepon atau SMS. Tapi ingat! Non-aktifkanlah sendal Anda ketika ada acara penting atau ketika Khatib Shalat Jum’at sedang berkhutbah.

4. Gunakanlah sendal yang berbeda untuk kaki kanan dan kaki kiri Anda. Contoh, gunakanlah sendal berukuran 37 berwarna pink berbunga matahari dan berpita ungu pada kaki kiri, dan gunakanlah sendal berukuran 45 berwarna hitam bermotif paku perak dan beraksesoris tengkorak pada kaki kanan.

5. Jika semua cara telah dilakukan, cobalah untuk beralih menggunakan sepatu.

Penelitian terakhir menyebutkan bahwa sebagus dan semahal apapun sepatu yang Anda pakai, Anda tak akan kehilangan sendal Anda. 

Monday, January 5, 2009

Cerita Dracula

Di Inggris Utara, ada Underground Cafe yang khusus hanya untuk dracula. Di sana tersedia semua jenis darah dalam botol-botol minuman yang terdiri dari berbagai darah segala kalangan manusia.

Dracula dari Rusia masuk.

Pelayan: "Mau minum, Tuan?" tanya pelayan.
Dracula Rusia: "Ya, beri saya sebotol darah bangsawan abad 17"
Pelayan: "Wah harganya seribu pounds, Tuan"
Dracula Rusia: "No problem, saya punya Credit Card"

Begitu darah bangsawan diberikan, dia mengeluarkan Credit Card dari kantongnya dan meletakkannya di meja, lalu minum dengan santai.

Dracula dari Jepang masuk.

Pelayan: "Mau minum, Tuan?" tanya pelayan.
Dracula Jepang: "Saya minta darah segar dari seorang perawan"
Pelayan: "Tiga ratus pounds, Tuan"
Dracula Jepang: "No probrem, saya punya banyak uang"
Begitu darah segar diberikan, dia mengeluarkan uang kertas dari kantongnya dan meletakkannya di meja, lalu minum dengan santai.

Dracula dari Indonesia masuk.

Pelayan: "Mau minum, Tuan?" tanya pelayan.
Dracula Indonesia: "Mmmmmm saya minta segelas air hangat saja"
Pelayan: "Oh itu gratis, Tuan. Tapi dracula tidak minum air, Tuan"
Dracula Indonesia: "No problem, saya punya yang instant"

Begitu air hangat diberikan, dia mengeluarkan pembalut wanita bekas dari kantongnya dan mencelupkannya ke air hangat, lalu minum dengan santai...

Sunday, December 28, 2008

Wawancara Kerja (in Javanese)

Hati2 kalau wawancara kerja. Ini ada contoh wawancara pakai bahasa jawa. Bagi yang tidak mengerti, bisa minta bantuan 'mbah Maridjan untuk translate. 

G : Kowe nduwe omah opo ora.....?
A : dereng....
G : Wah kowe ora iso ketompo nang kene
A : Lho kok ngaten........?
G : Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan.
A : Ah.. mboten kok, sak janipun tiyang sepuh kulo niku sampun sugih.
G : Yo malah ora ketompo
A : Lho kok ngaten.....?
G : Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang nongkrong ae.

G : Kowe nduwe motor opo ora....?
B : Mboten.
G : Ora ketompo
B : Lho kok mboten ketompo ?
G : Mengko kowe mesthi njaluk bantuan kredit.
B : Sak janipun gadhah, ning tasih ten kampung, gampil mangke kulo beto ngriki.
G : Wah malah ra ketompo....
B : lho kok ngoten
G : Tempat parkire wis ra cukup.

G : Kowé wis lulus sarjana tenan.....?
C : Sampun pak....
G : Ora ketompo, kéné iki golék sing SMA aé, luwih manutan lan bén mbayaré murah
C : Sak janipun kulo tasih badhe skripsi
G : Malah ora ketompo.....
C : Lho kados pundi to....?
G : Mengko kowé kerjo mung ngetik skripsi, lék wis lulus mesti golék kerjo neng perusahaan liyo.

G : Kowé seneng guyon opo ora ?
D : Mboten pak, kulo serius nék nyambut damel.
G : Ra' ketompo.....
D : Waa......kok ngoten?
G : Mengko konco koncomu lan anak buahmu podho stress.
D : Sak jané nggih sekedhik-sekedhik seneng guyon.
G : Malah ora ketompo.
D : Lho kok......
G : Engko kowé mung email-emailan sing lucu.......

G : Kowé mau mréné numpak opo ?
E : Nitih mobil
G : Kowé ora ketompo
E : Sebabipun ?
G : Saiki BBM mundhak terus, mengko kowé njaluk mundhak bayar terus
E : Wo, kulo wau namung mboncèng, kok
G : Tambah ora ketompo
E : Lho, lha kok ... ?
G : Mengko mung gawéné mboncéng mobil kantor. Ngrusuhi !

G : Anakmu akèh opo sithik ?
F : Kathah pak
G : Kowé ora ketompo
F : Sebabipun ?
G : Nyambut gawemu ora jenjem, mung mikir gawe uanaaaaaak terus
F : Lha wong namung anak adopsi, kok.
G : Tambah ora ketompo
F : Lho, lha kok ... ?
G : Gawé anak baé aras2en, opo manèh nyambut gawé

G : Kowé wis ngerti gawéyanmu durung ?
H : Dèrèng
G : Kowé ora ketompo
H : Sebabipun ?
G : Arep nyambut gawé kok ora ngerti gaweyané ?
H : Oo, nèk damelan niku mpun ngertos kok
G : Tambah ora ketompo
H : Lho, lha kok ... ?
G : Kowé rak mung arep keminter, to ?

G : Kowe ngerti kahanan kantor kéné durung
K : Dèrèng
G : Kowé ora ketompo
K : Sebabipun ?
G : Arep nyambut gawé kok ora ngerti kantoré ?
K : Wo, sekedhik2 mpun ngertos kok
G : Tambah ora ketompo
K : Lho, lha kok ... ?
G : Kowé senengané ngudhal-udhal wewadi kantor, to ?

G : Kowé kerep lara ?
m : Mboten
G : Kowé ora ketompo
m : Sebabipun ?
G : Mesthi kerep mbolos, wong arang2 gering
m : Wah, sakjanipun nggih asring
G : Tambah ora ketompo
m : Lho, lha kok ... ?
G : Kantor iki ora nompo karyawan pileren.

G : Kowé biso main Internét ?
N : mBoten
G : Kowé ora ketompo
N : Sebabipun ?
G : Perusahaan ora nompo BI (Buta Internet)
N : Wah, sakjanipun nggih saged
G : Tambah ora ketompo
N : Lho, lha kok ... ?
G : Mesthi ora bakal nyambut gawé, kakèhan dolanan Internet, to? Ngenték-entekké pulsa !

G : Kowe waras opo ora?
O : Lha, kulo nggih waras to Pak.
G : Ra ketompo.......
O : Kenging nopo .....?
G : Mengko kowe mesthi ora krasan neng kene.
O : Niku rumiyin Pak, sakmeniko sampun rodo edan.
G : Malah ra ketompo......
O : Pripun to niki....?
G : Mengko aku duwe saingan..........