Wednesday, November 19, 2008
Dilarang berjilbab
Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya. Ketika dia keluar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.Anak itu tentu merasa terpukul sekali… bayangkan, Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang-tua dan anak bila ia berkeras.
Dia tidak akan diakui anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab. Anak itu menggerung-gerung sejadi-jadinya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.
Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya. Apa lacur, sang guru pun menolak. Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad dekat rumahnya untuk membujuk orangtuanya agar diizinkan memakai jilbab… hasilnya? Nol besar! Sang ustad juga menolak mentah-mentah. Belum pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu.
Dia merasa betul-betul sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab. Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan truf terakhir.
Dia berkata pada orang tuanya, "Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh diri."
Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga itu.
Akhirnya sambil menghela napas panjang, si ayah berkata dengan lirih, "Bambang! Kalo kamu cewek terserah deh… Lha kamu itu laki-laki koq mau pake jilbab?! Apa kata tetangga nanti?"
Jangan terlalu serius dong...
Tuesday, August 19, 2008
The Doll
After marriage "Cute doll"
After 1 year "Nice doll"
After 2 years "Only doll"
And...
After 3 years "PANADOL"
Saturday, August 16, 2008
Balada Si Cadel
Seorang cadel ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal di dekat rumahnya.
Cadel: "bang, beli nasi goleng satu.
Abang: "apa...?" (.....ngeledek.)
Cadel: "Nasi Goleng!
Abang: "Apaan...?(.....Ngeledek lagi.)
Cadel: "Nasi Goleng!!!"
Abang: "ohh nasi goleng..." Sambil ditertawakan oleh pembeli yang lain dan pulanglah si cadel dengan sangat kesal. Sesampainya di rumah dia bertekad untuk berlatih mengucapkan "nasi goreng" dengan benar. Hingga akhirnya dia mampu mengucapkan dengan baik dan benar.
Dengan perasaan bangga, si Cadel ingin menunjukkan bahwa dia bisa mengucapkan pesanan dengan tidak cadel lagi
Cadel: "bang...,saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!"
Abang: "ohh...pake apa?"
Cadel: "...pake telol..." Sambil sedih...
Akhirnya kembali dia berlatih mengucapkan kata "telor" sampai benar.
Untuk menunjukkan bahwa dia mampu, dia rela 3 hari berturut - turut makan nasi goreng:
Cadel: "bang..., beli NASI GORENG, Pake TELOR!!! Bungkus!"
Abang: "ceplok atau dadar ?"
Cadel: "dadal..."
Dengan spontan.Kembali dia berlatih dengan keras.
Dengan modal 4 hari berlatih lidah hari ini dia yakin mampu memesan dengan tanpa.ditertawakan.
Cadel: "bang..., beli NASI GORENG, Pake TELOR, di DADAR!"
Abang: "hebat kamu "del, udah nggak cadel lagi nich, harganya Rp.2500 del."
si cadel menyerahkan uang Rp.3000 kepada si abang, namun si abang tidak memberikan kembaliannya, hingga si cadel bertanya:
Cadel: "bang.., kembaliannya?"
Abang: "oh iya, uang kamu Rp.3000, harganya Rp.2500, kembalinya berapa del?" sambil senyum ngeledek. Si cadel gugup juga untuk menjawabnya, dia membayangkan besok bakal makan nasi goreng lagi.
Tapi akhirnya dia menjawab: "...GOPEK!" Sambil tersenyum penuh kemenangan
Aku yang akan membayar kamu
Wanita itu marah-marah sambil masuk ke dalam rumah untuk memanggil suaminya, agar suaminya membuat perhitungan dgn pria & anjingnya itu.
Pemilik anjing yang gemetar ketakutan ketika suami wanita itu mendekatinya segera berkata, "Tuan, bagaimana kalau diselesaikan baik-baik. Apakah uang sebesar Rp 25.000,00 sudah cukup?"
Suami wanita itu terdiam sesaat dan menjawab, "Setuju! Tapi minggu depan akulah yang akan membayarmu sebesar Rp 25.000,00 kalau kau melepas anjingmu lagi pada waktu istriku di halaman depan."
Dimana kamar Pak Yakub
Dengan ramah anak itu menjawab, “O, tahu Kek! Mari saya antarkan.”
Anak itu pun mengajak kakek itu naik tangga menuju lantai 10 dan membawanya ke depan kamar pak Yakub.
“Ini Kek… kamar apartemen Pak Yakub.”
Dengan napas yang masih tersengal-sengal sang kakek mengetuk pintu berkali-kali tetapi tidak ada jawaban.
“Nak,sepertinya Pak Yakub tidak di rumah.”
“Betul Kek, Pak Yakub sedang berada di lantai satu menunggu tamunya.”
100 tahun lalu
Endah yang berumur 7 tahun menceritakan harapannya kepada sang ibu
Endah: "Aku berharap dilahirkan 100 tahun yang lalu!"Ibu: "Ya ampun, emangnya kenapa sih?"
Endah: "Karena pasti ibu tidak akan tega menyuruh aku yang sudah berumur 100 tahun merapikan tempat tidurku sendiri."
Jenis-jenis KB
- Kalau 5 tahun kawin, langsung punya 4 anak, itu berarti KB = KUMPUL BOCAH.
- Kalau 5 tahun kawin, anak cuma satu, itu berarti KB = KURANG BERGAIRAH.
- Kalau sudah 5 tahun kawin, belum punya anak, itu berarti, KB = KURANG BISA.
- Kalau 5 tahun pacaran belum juga kawin, itu berarti, KB = KAGAK BERANI.
- Kalo kagak pacaran tapi punya anak, itu berarti KB = Ketelanjuran Bunting.
- Kalo kagak punya pacar dan anak, itu berarti KB = Kayaknya Bencong deh.
